
Sejak kecil, kita sudah diajari orangtua tentang berbahasa yang baik dan benar. Karena kemampuan berbahasa yang didapatkan dari kecil ternyata mampu mendukung berkembangnya interpersonal skill. MTs Negeri 1 Sanana akan melaksanakan les bahasa (Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia) pada bulan November ini khusus kelas VIII dalam menunjang kemampuan Interpersonal skill
Interpersonal skill yang dimaksud adalah kemampuan seseorang secara efektif untuk berkomunikasi, berinterksi dan bekerja bersama dengan individu lainnya.
Menurut Tara de Thouars, piskolog klinis dewasa, bahasa merupakan salah satu pendukung terbesar untuk memenuhi kebutuhan akan aktualisasi diri, yaitu kebutuhan untuk membuktikan dan menjunjukkan dirinya kepada orang lain
“Ini melibatkan keinginan yang terus menurus untuk mengembangkan semaksimal mungkin segala potensi yang dimiliki seseorang,” ungkapnya kepada AkuratParenting di acara EF Ambassador 2020, di CoHive 101, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (5/2).
Itu tentu termasuk kemampuan berbahasa yang sangat penting dan harus dikuasai oleh generasi milenial. Sebab menurut Tara, pada usia yang sangat krusial tersebut, kemampuan berbahasa akan dapat menentukan kesuksesannya.
Karena ada tiga karakteristik generasi milenial yang mendasari mereka sehingga menjadi sangat menonjol dibandingkan generasi sebelumnya, antara lain, mereka open minded, open for challanges, multitaksking, dan advancement seeker. Di sini, lagi-lagi kemampuan berbahasa sangat penting.
“Mereka dengan karakteristik tersebut memiliki penguasaan bahasa yang luas, sehingga memberikan kesempatan untuk memenuhi kebutuhan seluruh karakter tersebut dengan maksimal, terlebih jika bahasa tersebut berpotensi menghubungkan dirinya kepada dunia luas,” ujarnya.
“Jadi dengan kefasihan berbahasa, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mendukung kemampuan berkomunikasi yang menjadi salah satu soft skill paling mendasar untuk mencapai kesuksesan,”
